Peristiwa
Rabu, 28 Desember 2016 - 21:54:56 | bhisma-bharata / Sorot Kulonprogo

Ini Identitas Korban yang Jatuh di Spot Obyek Wisata Waduk Sermo
Ini Identitas Korban yang Jatuh di Spot Obyek Wisata Waduk SermoIni Identitas Korban yang Jatuh di Spot Obyek Wisata Waduk SermoKorban kecelakaan spot wisata dievakuasi teman korban.

Kokap,(sorotkulonprogo.com)--Dugaan adanya kecelakaan di salah satu spot di obyek wisata Waduk Sermo, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, mulai terkuak. Desty Febriyani (19), warga Pedukuhan Sebokarang, Desa Triharjo, Kecamatan Wates, diduga menjadi korban kecelakaan di salah satu spot obyek wisata Gumuk Sritinon pada Senin (26/12/2016) saat tengah berfoto.

Berbagai informasi yang berhasil dihimpun pada Selasa (27/12/2016) di seputar lokasi kejadian, korban terjatuh dari ketinggian 5 meter di sebuah spot papan kayu yang disatukan dengan pohon dan memiliki view Waduk Sermo. Kondisi korban sendiri diperkirakan mengalami luka berat dan harus dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

Wasis, salah seorang petugas Dinas Perhubungan Propinsi DIY Bidang Angkutan Sungai dan Pelabuhan (ASDP) menuturkan, adanya kecelakaan di salah satu spot di obyek wisata Waduk Sermo sempat didengar, namun secara detil dari identitas korban belum diketahui. ”Kemaren dengar kabar itu karena ada teman-teman SAR yang sepertinya ke lokasi kejadian. Itu obyeknya juga belum dipasangi pengaman,” ungkap Wasis, Selasa.

”Itu baru sekitar seminggu ini beroperasi, dan juga belum ada pemberitahuan juga ke kita,” tandas Wasis.

Sementara, spot wisata Gumuk Sritinon, selain memiliki view dari sebuah papan yang ditautkan dengan sebuah pohon berketinggian sekitar 5 meter, terdapat pula jembatan dari bambu, serta gardu pandang yang juga terbuat dari bambu dengan ketinggian hampir sama. Untuk bisa memasuki lokasi view tersebut, para wisatawan dikenakan tiket masuk dengan tarif sebesar Rp 5 ribu.

Dengan adanya dugaan kecelakaan yang menimpa salah seorang wisatawan, spot Gumuk Sritinon ditutup untuk sementara waktu dari para pengunjung. Sejumlah orang yang ditemui di lokasi spot wisata tersebut, terkesan menghindar saat dicoba untuk dikonfirmasi dari tutupnya spot wisata tersebut. Mereka berkilah, bahwa para pengelola tengah disibukkan adanya kegiatan kemasyarakatan.


Berita Terkait :


HOT NEWS