Politik
Senin, 02 Januari 2017 - 08:27:57 | bambang-jati / Sorot Kulonprogo

Anggota Dewan Anyar Ternyata Pernah Tersandung Kasus Hukum
Anggota Dewan Anyar Ternyata Pernah Tersandung Kasus HukumAnggota Dewan Anyar Ternyata Pernah Tersandung Kasus HukumR. Sri Murdopo, S.E, pengganti Ridwan Heri Mahmudi.

Wates,(sorotkulonprogo.com)--Anggota DPRD Kulon Progo yang baru saja dilantik menggantikan almarhum Ridwan Heri Mahmudi, anggota DPRD Kulon Progo fraksi PDIP yang meninggal pada bulan September lalu yakni Sri Murdopo ternyata masih menimbulkan pertanyaan.

Pasalnya ketika dilantik saat sidang paripurna istimewa pada Jumat (30/12) kemarin di gedung DPRD Kulon Progo, Sri Murdopo masih tersandung dalam sebuah kasus pemalsuan plat kendaraan berupa mobil dari plat merah menjadi plat hitam.

Diketahui mobil tersebut merupakan fasilitas atau mobil dinas milik Komisi III DPRD Kulon Progo yang dipakai Sri Murdopo ketika menjadi anggota dewan pada periode 2009-2014 dengan status pinjam pakai. Pada Oktober 2014, mobil berplat merah dengan AB 1083 UC ditahan di Polres Kulon Progo sebagai barang bukti. Mobil tersebut diamankan karena nopol yang terpasang AB 1173 DC.

Ketika dikonfirmasi terkait hal ini, Sekretariat Dewan, Yohanes Irianto memilih tidak banyak berkomentar. ”Untuk masalah tersebut saya tidak tahu menahu karena itu sebelum saya menjadi sekwan,” katanya, Sabtu (31/12/2016).

Hal senada juga disampaikan oleh Kapolres Kulon Progo, AKBP Nanang Djunaedi juga mengungkapkan bahwa pihaknya tak tahu sejauh mana perkara tersebut membawa Sri Murdopo ke ranah hukum.

”Nanti akan saya cek ke Satreskrim sejauh mana kasus ini bergulir. Kalau memang ada indikasi tindak pidana akan segera kami tangani,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kulon Progo, Muh Isnaini menyampaikan bahwa salah satu persyaratan yang diperlukan sebagai penguat rekomendasi adalah Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). ”Dari Polres Kulon Progo mengeluarkan SKCK baru yang menyatakan bahwa yang bersangkutan bersih,” katanya.

Menurut Muh isnaini, dalam hal ini KPU tak bisa ikut mengintervensi karena Sri Murdopo bisa menunjukan SKCK dengan catatan baik. Kendati demikian, bila nantinya ada bukti yang kuat bila Sri Murdopo tersandung masalah hukum, jabatannya sebagai anggota dewan bisa dicabut.

Berita Terkait :


HOT NEWS